Penanganan ADHD Harus Dengan Kesabaran Dan Kasih Sayang

Penanganan ADHD Dalam Kasus Hiperaktif Harus Didasari Sabar Dan Kasih Dari Orang Tua

Penanganan ADHD Dalam Kasus Hiperaktif Harus Didasari Sabar Dan Kasih Dari Orang TuaPenanganan ADHD sontak menjadi sesuatu yang sangat sulit untuk ditemui. Memiliki buah hati merupakan dambaan bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Namun bagaimana jika sang buah hati berbeda dengan anak-anak lainnya. Tentunya setiap orang tua akan mengalami kepanikan jika mendapati buah hati mereka mengidap sindrom seperti autisme ataupun ADHD. Dan kepanikan orang tua inilah yang mengarahkan mereka untuk mecari penanganan yang tepat untuk anak mereka.

Banyak orang tua mengeluhkan perilaku anaknya yang tidak biasa dengan anak lainnya. Setelah diidentifikasi oleh pakar kesehatan dan psikolog, ternyata anak mereka mengidap ADHD. Maka dalam menghadapi kondisi anak ADHD memang sangat wajar jika orang tua merasa kualahan, hal ini disebabkan karena anak dengan ADHD biasanya sangat sulit untuk diatur dan bahkan mereka disebut dengan anak hiperaktif.

Mengenal Apa Itu ADHD Dan Penanganannya

Dan mengenal lebih dalam mengenai ADHD untuk para orang tua yang baru saja mengetahui anaknya mengidap ADHD akan sangat penting sebelum melakukan penanganan ADHD untuk buah hati tercintanya.Sejauh ini istilah ADHD mungkin untuk kalangan orang tertentu sudah sangat familiar, namun tentunya akan jauh berbeda dengan orang-orang yang baru mengenali ADHD. Dan mengenal lebih dalam mengenai ADHD untuk para orang tua yang baru saja mengetahui anaknya mengidap ADHD akan sangat penting sebelum melakukan penanganan ADHD untuk buah hati tercintanya.

Sejatinya ADHD merupakan singatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder, yakni gangguan yang terjadi pada perkembangan otak anak. Ganguan ini kemudian akan menyebabkan anak memiliki perilaku yang hiperaktif, implusif dan sangat sulit untuk memusatkan perhatiannya. Meskipun ADHD sering ditemui pada anak-anak, namun sebenarnya ADHD bisa saja dialami oleh mereka-mereka yang sudah masuk usia remaja, bahkan mereka yang sudah memasuki usia dewasa sekalipun.

Jika didapati anak Anda mengalami ADHD, maka sebaiknya Anda segera mengambil langkah untuk melakukanpenanganan ADHD pada anak Anda dengan tepat. Karena jika tidak segera dilakukan, maka bisa jadi anak Anda akan mengalami prestasi yang rendah ketika sekolah, kegagalan dalam menempuh pelajaran disekolah, gagal mendapat pekerjaan, sulit berinteraksi dengan orang lain atau sulit untuk berinteraksi sosial, rasa tidak percaya diri yang sangat parah, dan bahkan hingga mengalami depresi.

Gejala Dan Penanganan ADHD

Mengenali gejala ADHD sejak dini merupakan hal wajib sebelum melakukan penanganan ADHD secara tepatMeskipun pada setiap orang akan memiliki gejala yang berbeda ketika mereka mengalami ADHD, namun sejatinya sejak dia berusia anak-anak, gejala ADHD sudah dapat diperhatiakan. Dari sekian banyak gejala ADHD, ada tiga gejala pokok yang menunjukan anak tersebut menderita ADHD.

Gejala anak menderita ADHD bisa diketahui berikut ini:

  1. Hiperaktif, Gejala pertama yang menunjukan anak mengidap ADHD adalah jika mereka memiliki perilaku yang hiperaktif. Perilakukan hiperaktif yang ditunjukan anak dengan ADHD ini seolah-olah menampakkan mereka seperti anak yang tidak pernah capek. Anak ADHD akan selalu tampil energik dan tidak bisa berdiam diri. Biasanya mereka akan selalu berlari-lari, bergerak, gelisah, bergerak dan tidak bisa memperhatikan sesuatu dalam waktu yang lama, dan ketika berada di kelas seringkali mereka akan memanjat-manjat kursi, meja dan benda apapun yang bisa mereka panjat.

  1. Bermasalah pada pemusatan perhatian, Pada anak ADHD, selain menunjukan perilaku yang luar biasa aktif, mereka juga akan sangat sulit untuk memusatkan perhatian. Ketika mereka diajak untuk berbicara biasanya mereka menunjukan sikap solah-olah tidak mendengarkan,  sekalinya mendengarkan perhatian mereka tidak akan bertahan lama. Selain itu anak dengan ADHD akan sangat sulit untuk diatur, mengerjakan tugas, ceroboh, pelupa, dan cenderung sering mengigau saat mereka tidur.

  1. Berperilaku implusif, Penderita ADHD biasanya akan memiliki perilaku yang implusif. Gejala yang dapat dikenali dari perilaku implusif anak ADHD ini adalah dengan perilaku mereka yang sering tidak sabaran, misalnya saja ketika guru memberika suatu pertanyaan, maka mereka akan menjawabnya sebelum pertanyaan tersebut selesai dibacakan. Selain itu anak dengan ADHD akan cenderung melanggar peraturan, cepat bosan, gelisah, terburu-buru dalam mengambil keputusan dan bertindak secara sepontan tanpa memilirkan efek sampingnya terlebih dahulu.

Jika mendapati buah hati Anda memiliki beberapa gejala yang disebutkan diatas, maka Anda patut waspada karena bisa jadi anak Anda mengidap ADHD. Mengetahui lebih cepat anak yang mengidap ADHD akan memudahkan untukpenanganan ADHD tersebut. karena ADHD pada anak jauh lebih mudah diatasi dibanding ketika ADHD saat usia sudah remaja atau bahkan dewasa.

Penyebab ADHD Dan Penanganannya

faktor-faktor penyebab ADHD ini menjadi penting agar anak dengan ADHD mendapatkan penanganan ADHD secara tepatUntuk penyebab pasti anak mengindap ADHD dengan alasan tertentu memang belum bisa dipastikan. Namun dari beberapa kasus, anak yang mengidap ADHD biasanya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Dan faktor-faktor penyebab ADHD ini menjadi penting agar anak dengan ADHD mendapatkan penanganan ADHD secara tepat.

Menurut beberapa ahli kesehatan, ADHD disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  1. Keturunan, Faktor genetik seringkali menjadi penyebab timbulnya berbagaimacam penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan bahkan kanger. Selain beberapa penyakit tersebut, ternyata ADHD juga bisa didapatkan dari keturunan. Jika ada orang tua yang mengidap ADHD, maka kemungkinan besar anak mereka juga akan mengidap ADHD.

  1. Ketidak seimbangan kimia dalam tubuh, Selain keturunan ADHD juga disebabkan karena adanya ketidak seimbangan kimia dalam tubuh. untuk itulah,penanganan ADHD akan sangat berpengaruh untuk menyeimbangkan kembali kimia dalam tubuh anak.

  1. Kinerja otak, Kinerja otak juga mempengaruhi anak mengidap ADHD. Setelah dilakukan pemeriksaan pada otak anak ADHD ternyata diketahui bahwa area otak yang mengontrol perhatian anak bergerak terlalu aktif, jadi karena inilah anak ADHD berperilaku sangat aktif.

Terapi Penanganan Anak ADHD

Melakukan penanganan ADHD terhadap anak memang perlu dilakukan dengan menyeluruh. Pada anak yang menderita ADHD mereka membutuhkan beberapa penanganan yakni terapi perilaku (2)Terapi kognitif, terapi membaca, terapi bicara, dan juga terapi obat. Dan terapi untuk penanganan ADHD haruslah dilakukan secara menyeluruh, atau semuanya haruslah dilakukan.

Secara lebih terperinci, terapi untuk penanganan ADHD akan dibahas berikut ini:

  1. Terapi perilaku, Terapi perilaku merupakan hal dasar untuk merubah anak ADHD menjadi anak manis seperti anak normal lainnya, atau setidaknya terapi perilaku ini dilalukan untuk mengurangi intensitas anak menjadi hiperaktif.

  1. Terapi kognitif, Terapi kognitif digunakan agar anak mampu melakukan kegiatan berfikir.

  1. Terapi membaca, Membaca bagi anak yang menderita ADHD merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan. namun terapi membaca ini sangat penting bagi mereka karena akan melatih mereka untuk memusatkan perhatian dengan cara memfokuskan mata mereka.

  1. Terapi bicara, Terapi bicara merupakan terapi lanjutan dari terapi membaca. Setelah anak mulai mau mambaca maka sebaiknya anak dilatih untuk beberbicara, hal ini akan sangat penting untuk melatih anak agar mampu mengungkapkan apa yang dia rasakan dengan kata-kata, bukan dengan tindakan yang emosional.

  1. 250 (1)Terapi obat, Obat bagi anak ADHD memang tidak dapat menyembuhkan secara permanen, namun obat bagi anak ADHD akan sangat berguna untuk mengontor perilaku mereka. salah satu obat herbal yang bisa dijadikan sebagi vitamin untuk anak ADHD adalah TNM. Obat herbal TNM ini akan membantu tubuh untuk mengontor cairan kimia dalam tubuh, dan juga sekaligus membantu mengontor kinerja otak manusia. jadi dengan mengkonsumsi obat herbal TNM ini Anda ADHD akan menjadi anak lebih manis, tidak terlalu aktif, dan membantu mereka untuk dapat memusatkan perhatian. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai vitamin mujarab untuk anak ADHD, Anda bisa berkunjung di web http://vitaminanak.net/autis/

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Pada dasar sekarang ini banyak ditemukan berbagai macam tips penanganan anak dengan ADHD dengan menggunakan ramuan herbal alami. Banyak orang yang menggunakan berbagai macam tips ini dan sudah banyak membuktikan keampuhan dengan melakukan terapi menggunakan ramuan herbal ini.

Pada kesempatan kali ini, artikel ini akan membahas mengenai gangguan penyakit ADHD dan berbagai macam tips yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini.

Penjelasan mengenai gangguan ADHD pada anak

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Mungkin bagi sebagian besar orang sudah tidak asing lagi dengan gangguan penyakit ADHD ini, bukan? Pada dasar gangguan penyakit ADHD merupakan kepanjangan dari Attention Defitic Hyperactive Disorder yang mana merupakan salah satu gangguan penyakit yang menyebabkan adanya peningkatan saraf – saraf motorik pada anak yang akan menyebabkan anak menjadi lebih hiperaktif dalam melakukan berbagai macam aktivitas sehari – hari dan sangat tidak wajar jika dibandingkan dengan anak – anak normal lainya. Gangguan penyakit ini menyerang sistem saraf pada anak sehingga menyebabkan kelainan pada saraf memori otak si anak.

Gangguan penyakit ADHD ini juga disebut juga sebagai gangguan penyakit hiperaktif pada anak yang mana anak akan bertingkah laku aktif saat bermain. Gangguan penyakit ini banyak menyerang anak – anak berusia sekitar 4 – 11 tahun dan akan terus berkelanjutan sepanjang hidup mereka.

Banyak orang tua, tidak sadar bahwa anaknya terserang gangguan penyakit ini. Hal ini karena mereka semua menganggap jika anak – anak mereka  berperilaku aktif pada masa usianya,  banyak orang tua menganggap hal tersebut salah satu wajar saja untuk anak seusianya. Jika buah hati anda sejak dini mengalami perilaku aneh dibandingkan dengan anak – anak seusia, sebaiknya sebagai orang tua yang baik harus segera mengobati akan tidak terus bekepanjangan dan membahayakan jiwa karena bisa jadi buah hati anda terkena gangguan penyakit ADHD.

Penyebab gangguan penyakit ADHD

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Tips Penanganan Anak Dengan ADHD Dengan Menggunakan Ramuan Herbal Alami

Pada dasar tidak mungkin bukan sebuah gangguan penyakit muncul dengan begitu saja tanpa adanya beberapa faktor yang menjadi latar belakang atau penyebab dari timbulnya sebuah gangguan penyakit.

Tidak terkecuali dengan gangguan penyakit ADHD. Gangguan penyakit ini muncul karena  disebabkan oleh berbagai macam penyebab yang berasal dari dalam ( internal ) maupun penyebab yang berasal dari eksternal ( dalam ). Berikut ini ada beberapa penyebab yang menjadi latar belakang seorang anak terkena gangguan penyakit ADHD yaitu sebagai berikut ini :

  1. Faktor generatif ( keturunan ). Pada dasar gangguan penyakit ADHD ini merupakan gangguan penyakit yang dibawa dari gen yang sudah tersusun pada saat anak masih berada di alam kandungan. Namun banyak penelitian yang membuktikan hanya sekitar 20 % gangguan penyakit ADHD ini yang disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan ini
  2. Faktor asupan makanan yang di konsumsi oleh sang ibu pada saat sedang mengandung si buah hati. Misalnya saja , pada saat sedang mengandung si ibu kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi dan vitamin sehingga sangat mempengaruhi tubuh kembang dan otak pada si buah hati yang sedang dikandungnya
  3. Faktor lingkungan juga mempengaruhi terhadap gangguan penyakit ADHD ini.  Jika seorang anak yang hidup dalam lingkungan yang keras maka akan mempengaruhi keadaan psikis mereka sehingga dapat mempengaruhi pola pikir mereka dan perubahan perilaku mereka dalam kehidupan sehari – hari
  4. Faktor emosi yang sudah tertanam sejak dulu dari anak atau tempramental bawaan pada anak. Hal ini mungkin disebabkan mereka sering melihat kekerasaan di sekitar mereka atau anak terlalu sering dibentak orang tua
  5. Orang tua yang terlalu memanjakan anaknya juga dapat memicu munculnya gangguan penyakit ini. Misalnya saja orang tua diam saja saat anaknya melakukan perbuatan nakal tanpa mengingatkanya secara langsung
  6. Adanya malfungsi pada bagian otak si anak yang otak mengalami berbagai macam gangguan yang dapat menyebabkan sistem kerja pada otak anak tidak bisa berjalan dengan sempurna sehingga akan mempengaruhi semua aktivitas dan perilaku buah hati anda
  7. Adanya berbagai macam gangguan penyakit yang lain. Salah satu penyakit yang menyebabkan gangguan penyakit ADHD ini adalah gangguan penyakit epilepsi. Anak yang mempunyai riwayat epilepsi sangat rentan terkena gangguan ADHD ini
  8. Anak yang mengalami gizi buruk sehingga tubuh dan otak mereka kekurangan vitamin dan nutrisi yang cukup

Gejala dari gangguan penyakit ADHD

Gangguan penyakit ADHD memang bukan merupakan salah satu gangguan penyakit yang menular. Namun gangguan penyakit ini harus segera diobati karena akan sangat mengganggu dan membahayakan  psikis si anak pada saat mereka dewasa nantinya.

Untuk melakukan pengobatan dan pencegahan terhadap gangguan penyakit ADHD ini adalah dengan mengetahui berbagai macam gejala yang ditimbulkan dari gangguan penyakit ADHD ini, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Anak cenderung berperilaku over pada saat bermain dengan teman – teman sebayanya misalnya saja anak tersebut cederung nakal dan suka merusak berbagai macam benda yang ada di sekitarnya. Hal ini karena anak yang terkena gangguan penyakit ini akan cenderung merusak dan tidak bisa menyelesaikan masalah secara benar
  2. Anak terlalu aktif bergerak kesana kemari dengan kata lain si anak tidak bisa duduk dengan tenang. Anak yang mengalami gangguan penyakit ini, kakinya cenderung tidak bisa berhenti bergerak dan cenderung gemetar saat dia duduk dan berdiri
  3. Anak cenderung sulit untuk berkomunikasi. Misalnya saja anak mengalami kesulitan pada saat berbicara dan bahasa yang mereka keluarkan sangat sulit untuk dipahami.
  4. Anak akan lebih cenderung bersifat tempramental yaitu yang mana sering  cenderung mudah marah – marah sendiri tanpa ada penyebab yang jelas dan mulutnya akan berkicau sepanjang hari dengan mengeluarkan kata – kata yang sulit untuk dipahami
  5. Anak akan  cenderung mengalami demam dan sakit kepala yang parah
  6. Daya tahan tubuh anak akan megalami penurunan secara drastis yang mana  anak akan mudah terserang berbagai macam gangguan penyakit.
  7. Anak akan susah untuk diajak untuk berkonsentrasi secara fokus karena sebagian besar dari mereka cenderung ingin melakukan apa yang mereka ingin lakukan tanpa menghiraukan sekitarnya
  8. Nafsu makan menjadi berkurang sehingga berat badan mereka akan mengalami penurunan
  9. Anak penderita gangguan penyakit ADHD ini akan sering mengalami kehausan yang luar biasa
  10. Akan mengalami gangguan tidur dan sulit untuk beristirahat meskipun hanya sebentar saja

Penanganan anak dengan ADHD dengan ramuan herbal TNM

Selain dapat diobati dan dicegah dengan cara medis misalnya saja dengan terapi, gangguan penyakit ADHD ini bisa disembuhkan dengan ramuan herbal TNM. TNM adalah sebuah ramuan obat yang berupa minuman kesehatan yang dijadikan sebagai salah satu penanganan anak dengan ADHD secara alami. Ramuan ini mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang sangat berguna bagi kesehatan otak misalnya saja memperbaiki sel dan jaringan yang rusak pada otak dan meningkatkan kecerdasaan anak. untuk mendapatkan ramuan TNM ini anda bisa melihat di website http://vitaminanak.net/autis/.

PENANGANAN TERHADAP ADHD, PENANGANAN TERHADAP ANAK ADHD YANG PALING AMPUH

PENANGANAN TERHADAP ADHD, PENANGANAN TERHADAP ANAK ADHD YANG PALING AMPUH

PENANGANAN TERHADAP ADHD, PENANGANAN TERHADAP ANAK ADHD YANG PALING AMPUH

Anak merupakan karunia yang paling besar, paling indah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang diterima oleh para orang tua di manapun mereka berada. Keberadaan seorang anak sangat penting artinya. Dengan hadirnya seorang anak di samping akan memperpanjang keturunan juga diharapkan bisa membuat pernikahan kedua orang tuanya selalu bisa berjalan dengan harmonis sampai akhir hayat.

Memiliki anak yang tumbuh sehat, cerdas dan selalu menghasilkan prestasi atau karya merupakan dambaan dan harapan dari orang tua. Namun yang ada bisa saja sebaliknya. Anak kita tumbuh menjadi anak yang berbeda jika dibandingkan dengan anak normal pada umumnya. Anak kita didiagnosis menderita gangguan ADHD.

Sungguh merupakan kenyataan yang memang tidak enak. Yang sangat sulit bagi orang tua manapun untuk menghadapi kondisi yang terjadi pada anaknya tersebut. Namun mau tidak mau mereka harus menerimanya. Dan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari jalan keluar yang paling baik demi mengatasi gangguan ADHD tersebut.

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah nama lain dari hiperaktif, yang sudah lama sekali kita kenal. ADHD merupakan gangguan atau masalah yang biasanya banyak sekali ditemukan pada anak-anak. Biasanya gangguan ADHD ini sudah mulai bisa diketahui atau dideteksi sejak dini. Yaitu sejak seorang anak memasuki usia balitanya. Tepatnya sejak anak tersebut berumur tiga tahun.

Anak yang menderita gangguan ADHD bisa kita ketahui jika anak tersebut mengalami beberapa ciri atau gejala sebagai berikut :

  1. Tidak bisa diam. Selalu aktif. Seakan-akan memiliki energi yang berlebih. Anak ADHD bisa saja diam namun dalam hitungan sepersekian detik sudah bergerak ke sana ke mari. Apakah itu berlari atau melakukan gerakan memanjat.
  2. Kemampuannya untuk berkosentrasi sangatlah kurang.
  3. Ketika ada orang lain yang mengajaknya berbicara terlihat seperti tidak didengarkan.
  4. Sangat ceroboh.
  5. Karena sifatnya yang ceroboh itulah anak ADHD sering sekali membuat kesalahan.
  6. Susah sekali untuk menuruti suatu instruksi.
  7. Karena kerap mengabaikan perintah, tugas-tugas yang diberikan kepada anak ADHD kerap tidak bisa terselesaikan secara tuntas.
  8. Memiliki sifat pelupa yang sangat parah.
  9. Suka meracau atau mengingau pada saat tidur.
  10. Bersifat impulsif. Artinya sering bertindak tanpa memikirkan resiko atau akibat dari apa yang dilakukannya.
  11. Sifat kurang sabarnya sangat jelas terlihat.
  12. Karena kurang sabar inilah maka anak ADHD sering memotong pembicaraan atau menyela sebuah diskusi yang belum selesai.
  13. Sulit sekali berinteraksi dengan teman-temannya.
  14. Sering dilanda perasaan gelisah.

Anak yang terkena gangguan ADHD biasanya disebabkan oleh banyak sekali faktor. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut :

  • Karena faktor keturunan atau faktor genetik. Jika ada anggota keluarganya memiliki gangguan yang sama atau masalah kejiwaan yang hampir sama maka kemungkinan besar akan dialami juga oleh si anak.
  • Otak (neurotransmitter) si anak mengalami ketidakseimbangan kimiawi.
  • Bagian yang terdapat di dalam otak anak penderita ADHD yang memiliki tugas mengatur perhatian berjalan kurang begitu baik, sangat pasif apabila dibandingkan dengan anak-anak normal.

Bagi orang tua yang memiliki anak ADHD, sudah pasti akan memakai segala cara atau langkah penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhd meskipun mereka tahu gangguan ADHD ini tidak bisa disembuhkan secara total.

Penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhd dengan metode yang paling baik akan orang tua tempuh supaya anak mereka nantinya bisa tumbuh dan berkembang selayaknya anak normal pada umumnya. Paling tidak anak ADHD bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi dari yang mereka hadapi saat ini.

PENANGANAN TERHADAP ADHD, PENANGANAN TERHADAP ANAK ADHD YANG PALING AMPUH

PENANGANAN TERHADAP ADHD, PENANGANAN TERHADAP ANAK ADHD YANG PALING AMPUH

Ada banyak cara penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhd yang bisa orang tua lakukan. Namun pada pokoknya penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhd dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhddengan media obat-obatan.

Biasanya ada lima jenis obat yang sering diberikan oleh dokter kepada anak penderita ADHD. Ada Lisdexamfetamine, Dexamfetamine, Guanfacine, Methylphenidate dan Atomoxetine. Tujuannya diberikannya obat-obatan tersebut adalah agar anak lebih bisa dikontrol perilaku hiperaktifnya dan membantu si anak untuk lebih bisa fokus pada suatu hal. Namun yang namanya obat-obatan kimia pasti akan selalu ada efek sampingnya. Jika terlalu lama dan sering meminumnya anak ADHD akan sulit untuk tidur dengan nyenyak, nafsu makannyapun menjadi berkurang, organ pencernaannya bisa mengalami masalah dan kerap mengalami sakit kepala. Yang lebih ekstrimnya lagi bisa membuat organ ginjalnya rusak dan muncul keinginan untuk bunuh diri.

  1. Penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhd dengan media terapi.

Ada beberapa macam terapi yang bisa diterapkan di sini :

  • Terapi perilaku (Cognitive Behaviour Therapy = CBT).

Perilaku anak ADHD akan diubah jika nantinya dihadapkan pada suatu masalah.

  • Terapi psikologi.

Anak ADHD akan diberikan waktu untuk curhat mengenai apa saja. Contohnya tentang bagaimana mereka harus menerima kondisi mereka yang berbeda, bagaimana cara mengatasi kondisinya tersebut.

  • Terapi atau pelatihan interaksi sosial.

Si anak diajari untuk lebih bisa berinteraksi dengan banyak orang secara baik.

  • Terapi yang dilakukan kepada orang tua dan keluarganya.

Orang tua dan keluarganya diberikan support dan juga terapi tentang bagaimana caranya menghadapi dan mengatasi anak yang menderita gangguan ADHD.

Ada satu lagi cara atau langkah penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap adhd yang paling ampuh. Anak penderita ADHD diberikan suatu produk yang bernama TNM. TNM sangat aman untuk si anak karena merupakan produk herbal. Berbahan dasar alami, dari buah noni atau mengkudu yang diekstrak. Tidak akan berefek samping karena kandungan kimiawinya 0 persen.

Banyak sekali manfaat yang didapatkan jika mengkonsumsi TNM. Manfaat-manfaatnya antara lain :

  1. Sel-sel otaknya bisa tumbuh kembali dengan normal karena zat logam berlebih yang terdapat di dalam otaknya sudah dibuang.
  2. Sel-sel otaknya bisa berkembang dengan baik karena tercukupinya asupan gizi si anak.
  3. Karena sel-sel otaknya sudah dapat menjalankan fungsinya secara normal maka si anak akan lebih bisa tenang dan perhatiannya pada suatu halpun mengalami kemajuan.
  4. Serotonin dan Melatonin yang ada di dalam otak anak penderita ADHD mengalami peningkatan produksi. Hal ini berdampak positif pada emosinya. Menjadi lebih terkontrol.

Dari banyaknya manfaat yang diperoleh produk herbal TNM ini kita bisa menyimpulkan suatu hal. Bahwa TNM merupakan produk yang paling tepat yang bisa dipakai sebagai langkah penanganan terhadap adhd, penanganan terhadap anak adhd. Bagi orang tua yang ingin membelikan anaknya produk tersebut, bisa membuka website resminya yang bernama http://vitaminanak.net/autis/.